Tingkatkan Ekonomi, Satgas Yonif 131 Bangun Home Industri Latih Mama-Mama Bikin Sapu Lidi gagang

  • Whatsapp

JAKARTA, majalahtrass.com,- Membangun Home Industri kerajinan tangan dengan melatih mama- mama perbatasan untuk membuat perabotan rumah tangga yaitu sapu lidi gagang, dan akan dikembangkan bukan hanya membuat sapu lidi gagang saja.

Nantinya akan membuat perabotan rumah tangga lainnya dengan bahan baku yang sama yaitu bakul, tampi untuk ngejemur kerupuk, dan lainnya. Melatih mama-mama perbatasan guna mendukung serta menunjang lajunya perekonomian keluarga.

Read More

Sangat Membantu serta meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan pohon kelapa yang banyak terdapat di daerah penugasannya, Pos Skamto Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs menggelar pelatihan pembuatan sapu lidi gagang kepada mama-mama Kampung Yowong Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua.

Dalam hal ini, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani S.H., M. Tr (Han), mengungkapkan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Satgas dalam rangka membantu masyarakat meningkatkan perekonomiannya dengan memanfaatkan pelepah kelapa menjadi sapu lidi gagang, yang memiliki potensi untuk dijadikan industri rumah tangga ( Home Industri ) bagi warga di Kampung Yowong.

“Kami berinisiatif agar semua potensi yang ada di sekitar masyarakat bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari dan juga dapat menambah penghasilan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Dansatgas dalam keterangannya di Skouw, Distrik Muara Tami, Papua, Minggu, (11/7/2021).

Dengan semangat juang, Dankipur B Lettu Inf Hery Wahyu Saputra menyampaikan bahwa pelatihan yang digelar hanya dua hari, tetapi pihaknya akan selalu mendampingi para mama-mama tersebut dan memberikan motivasi agar mereka semakin serius untuk membuat sapu lidi gagang dalam jumlah besar nantinya.

Sehingga membuat sapu lidi gagang dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia.

“Sekarang produksinya sudah lumayan baik, dalam seminggu bisa menghasilkan 10-15 buah sapu dan untuk pemasarannya akan kami bantu salurkan ke warung dan toko-toko disekitar Kampung Yowong dan Pasar Arso,” ucapnya

Harapannya, Ia pun berharap dengan adanya kegiatan ini agar masyarakat Kampung Yowong dapat menambah pendapatannya, sehingga ke depannya akan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat di perbatasan RI-PNG tersebut.**rry

Related posts