Tidak Memenuhi Unsur Delik, Polres OKU Hentikan Penyelidikan Penimbunan Minyak Goreng

MAJALAHTRASS.COM, OKU Timur: ~ Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU), Polda Sumatera Selatan akhirnya menghentikan penyelidikan atas kasus dugaan penimbunan 4 ton minyak goreng.

Read More

Penghentian penyelidikan dilakukan lantaran hanya pelanggaran administratif yang dilakukan pelaku, demikian Kasat Reskrim Polres OKU AKP Hillal Adi Imawan menjelaskan.

“Pelanggaran yang ditemukan, dalam kasus temuan minyak goreng itu, kita nyatakan hanyalah pelanggaran administrasi dan terkait harga penjualan yang di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),” katanya, ditulis Sabtu (5/3).

Untuk diketahui, pada 21 Februari 2022 lalu. 4 ton minyak goreng ditemukan di sebuah gudang di Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur .

Pemeriksaan kepada beberapa saksi baik pemilik barang (AA), 2 orang buruh angkut, 3 orang pembeli, Kepala Dinas Perindag Propinsi Sumsel serta distributor PT MAP Palembang dilakukan polisi.

“Pada akhirnya kita menetapkan hasil yakni status AA selaku pemilik barang statusnya adalah karyawan PT MAP dan AA sudah bekerja selama 3 bulan sebagai Sales Pemasaran. Dia juga sudah menjual minyak sebanyak 56 dirigen minyak goreng kepada usaha pabrik tahu, kerupuk dan penjual gorengan,” terang Hillal.

Dengan kata lain, tindakan AA ini belum dapat dikarenakan sebagai penimbunan. Hal ini merujuk pada pasal 11 ayat 1 dan 2 Perpres nomor 71 tahun 2015 tentang Penetapan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Adapun sang pemilik hanya dikenai sanksi administratif oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Sanksinya berupa teguran, jika masih berulang akan diberi sanksi tertulis dan jika masih juga akan di berikan sanksi pencabutan izin.

Untuk itu, pihak kepolisian terpaksa harus mengembalikan 210 dirigen minyak goreng merk Sovia yang telah diamankan di Mapolres.

“Insha Allah barang bukti akan segera dikembalikan kepada pemilik untuk kemudian bisa didistribusikan kepada warung dan penjual untuk di memenuhi kebutuhan pasar,” pungkasnya. **MDT

Related posts