Presiden Jokowi Gabungkan Dua Kementerian Bentuk Kementerian Baru!

  • Whatsapp

Jakarta, majalahtrass.com, – Rencana Presiden Jokowi untuk menggabungkan dua kementerian akhirnya telah disetujui melalui Rapat Paripurna DPR.

Penggabungan kedua kementerian yang telah disetujui digabungkan yakni Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), dan Kementerian Pendikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Read More

Telah disetujuinya penggabungan tugas dan fungsi, nantinya akan berubah nama menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset Teknologi.

Dalam penggabungan tersebut mengacu kepada Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian.

Sebelumnya, DPR telah melakukan sejumlah pembahasan yang berkaitan dengan Surpres tersebut dalam Rapat Konsultasi Pengganti Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada Kamis, 8 April 2021 lalu.

“Kami akan menanyakan apakah hasil keputusan keputusan Rapat Pengganti Bamus terhadap Surat Presiden terkait pertimbangan dan pembentukan kementerian dapat disetujui,” jelas Wakil ketua DPR RI Sufi Dasco Ahmad dalam Rapat Paripurna DPR RI, pada hari Jumat, 9 April 2021.

Lalu kemudian, dalam hal ini pun disambut oleh persetujuan seluruh anggota DPR yang hadir dalam Rapat Paripurna.

Selain penggabungan kedua kementerian, Rapat Pengganti Bamus DPR juga membentuk Kementerian Investasi.

Alasannya, selain tujuan dibentuknya kementerian ini yakni guna meningkatkan investasi dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Dijelaskannya, Pasal 19 ayat 1 UU nomor 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara menyatakan bahwa pengubahan sebagai akibat pemisahan juga penggabungan kementerian ini dilakukan dengan pertimbangan dan persetujuan DPR RI.***rry

Related posts