Polres Jaksel Amankan 1.913 Atribut Bendera dan 19 Sajam Berbagai Jenis Milik Ormas

JAKARTA, majalahtrass.com,–┬áTeguran Presiden Joko Widodo. Tak tanggung-tanggung, dalam seminggu terakhir ini Polres Jakarta Selatan melakukan penertiban. Polres Jakarta Selatan telah mengamankan 1.913 bendera tribut Organisasi Masyarakat (Ormas) dan 19 senjata tajam.

Read More

Dalam kurun waktu seminggu terakhir ini menggelar operasi penertiban atribut Organisasi Masyarakat (Ormas) yang terlibat bentrok di wilayah Jakarta Selatan selang beberapa bulan silam.

Dengan gerak cepat Polres Jakarta Selatan bersama TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan, berhasil mengamankan sebanyak 1.913 bendera dan atribut ormas yang terpasang di jalanan Jakarta Selatan.

“Satpol PP Jakarta Selatan bersama dengan TNI – Polri berhasil mengamankan sebanyak 1.913 atribut, serta 21 pos atau gardu Ormas yang didirikan di atas lahan milik orang lain,” jelas Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol. Aziz Andriansyah dalam konfrensi pers (6/12/2021).

Selain itu Aziz, juga berhasil mengamankan bendera dan pos, Ia dan petugas lainnya juga berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam (sajam) yang diduga digunakan oleh para anggota Ormas ketika bentrokan terjadi.

“Itu (sajam) sebanyak 19 senjata tajang berbagai jenis telah kita amankan, dan saat ini kami sita untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan atau berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat”, imbuhnya.

Aziz menghimbau juga mengingatkan jeratan hukum pidana bagi para anggota ormas yang terbukti membawa sajam ketika bentrokan.

“Lalu kemudian, bagi yang membawa sajam untuk tujuan melakukan tindak kejahatan, maka tak segan-segan akan kami proses sesuai kitab undang-undang hukum pidana,” paparnya.

“Bagi pelaku yang sudah kami amankan itu tentu akan kita gulirkan ke proses penyidikan. Namun, khusus untuk yang masih di bawah umur, akan diproses sesuai dengan hukum pidana anak-anak”, tutup Aziz.

Diberitakan sebelumnya, bentrokan antar kelompok ormas di wilayah Jakarta Selatan pada beberapa bulan yang lalu memang kerap terjadi dan memakan korban.**01

Related posts