Polda Metro Jaya Catat Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Sepanjang 2020 Sebanyak 1,9 Juta

  • Whatsapp

Read More

Majalahtrass.com,- Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, pihaknya mencatat lebih dari 1,9 juta pelanggaran lalu lintas sepanjang tahun 2020.

“Pada 2020 terdapat 1.930.983 pelanggaran lalu lintas,” terang Fadil di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/9/2021).

Selain itu, ada juga sebanyak 8.204 kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama tahun 2020.

“Terdapat 8.204 laka lantas dengan korban sebanyak 9.682 orang dan kerugian sebanyak Rp 19.000.000.130 (Rp 19 miliar),” lanjut Fadil.

Polda Metro Jaya, Fadil mengatakan, akan menekan angka tersebut selama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2021 yang digelar mulai hari ini hingga dua pekan ke depan.

“Indikator keberhasilan yang kami harapkan dari Operasi Patuh Jaya adalah pertama, terjaminnya rasa aman dalam menjalankan aktivitas. Kedua, menurunnya tingkat pelanggaran masyarakat dalam berlalu lintas. Ketiga, menurunnya tingkat kecelakaan lalu lintas,” terang Fadil.

Pelaksanaan operasi ini, petugas akan menindak masyarakat yang lalai dalam melaksanakan aturan berkendara.

Selama operasi, tidak akan ada razia karena berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Kami tidak akan adakan razia di jalan karena akan berpotensi menimbulkan kerumunan,” ucap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Dengan demikian, polisi akan melaksanakan operasi dengan berpatroli dan melakukan penjagaan ketat.

Menurut Sambodo, terdapat tiga sasaran utama penertiban dalam operasi.

Target pertama, kata Sambodo, para pengendara yang masih menggunakan knalpot bising. Kemudian kedua, pengendara yang menggunakan rotator dan sirene yang tidak sesuai aturan.

Dan sasaran ketiga operasi adalah pengendara yang melaksanakan balap liar.

Selain tiga sasaran utama, operasi ini juga bermaksud guna memastikan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan ( Prokes ) Covid-19 dengan baik.

“Kami akan operasi bersama TNI untuk menyusur wilayah-wilayah potensi kerumunan. Pembubaran-pembubaran, penjagaan protokol kesehatan, kami akan bagi-bagi masker juga,” ucap Sambodo.

Sementara selama operasi dua pekan ke depan sedikitnya 3.070 orang personel, terdiri dari 1.391 personel satgasda dan 1.679 personel satgasres, diterjunkan.**rry

Related posts