Personel Kodim Persiapan Teluk Wondama Kodam Kasuari Terjun Periksa Prokes di KMP Gunung Dempo

  • Whatsapp

JAKARTA, Majalahtrass.com,- Personel dari Kodim Persiapan Teluk Wondama Kodam Kasuari melakukan tugas operasi Protokol Kesehatan(Prokes) terhadap penumpang Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Gunung Dempo yang berlabuh di Pelabuhan Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, Jum’at (09/09/2021).

Read More

Operasi pemeriksaan prokes tersebut merupakan bagian dari tugas pengamanan dan pemeriksaan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 untuk mencegah penyebaran virus covid-19 yang hingga saat ini masih melanda khususnya di wilayah Papua Barat.

Selain itu juga dilaksanakan pemeriksaan rapid antigen terhadap seluruh penumpang KMP sejumlah 68 orang. Dan hasilnya keseluruhan dinyatakan negatif lalu diperbolehkan turun melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Menurut, Sertu Rambe Putra Medan salah satu petugas tersebut mengatakan meskipun cuaca sedang tidak bersahabat seperti hujan deras, pengamanan dan pemeriksaan terus dilakukan.

.”Hujan dan gelap adalah kawan bertugas kami guna pemutusan mata rantai Covid -19 di Papua Barat,” ujarnya.

Selain itu, Ia menambahkan, dirinya dan empat rekan lainnya dari Kodim Persiapan Teluk Wondama selalu sedia kapanpun dan dimanapun dibutuhkan serta dalam situasi apapun untuk memutus rantai covid-19 di Papua Barat.

“Kami siap sedia baik hujan, badai, gelap, panas karena itu makanan harian kami, untuk Papua kami berhakti,” imbuhnya.

Selain dari Kodim, Satgas Covid -19 yang siaga untuk Wasior terdiri dari personel Koramil Wasior, Polsek Wasior, Polairud, Bpbd dan Dinas Kesehatan setempat..

Sementara dalam pelaksanaannya, Kodim Persiapan Teluk Wondama bersinergi dengan stakeholder terkait di Kabupaten Tl. Wondama, baik Pemda, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat serta masyarakat Kab.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua Barat untuk terus mematuhi prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah agar Papua Barat bebas dari virus tersebut.

“Mari tong jaga bersama, tong punya kampung halaman, tanah peradaban orang Papua, Papua Barat, Wondama, kami cinta Papua, KTP boleh orang Aceh tetapi jiwaragaku Papua. Sa Papua.” tutupnya.**rry (Pendam XVIII/Ksr)

Related posts