Pengusaha Solo Lapor ke Bareskrim Dicurangi Rugi Triliunan Rupiah

  • Whatsapp

Majalahtrass.com, Jakarta,- Mantan Presiden Komisaris PT Eksploitasi Energi Indonesia (Tbk) Andri Cahyadi melaporkan dua mitra bisnisnya ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dia mengaku merasa dicurangi hingga rugi mencapai triliunan rupiah.

” Perkara ini berawal saat saya menjabat Komisaris Utama PT Exploitasi Energi Indonesia,” ucap Andri Cahyadi saat ditemui, Sabtu (13/03/2021). Pada waktu itu, perusahaan dengan kode emiten CNKO itu bekerja sama dengan PT Sinarmas dalam menyuplai batu bara ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Read More

Menurutnya, kerjasama itu sudah berlangsung sejak 2012. Suplai batu bara ke perusahaan itu cukup besar. Kerjasama itu berlangsung hingga 2015 atau sekitar tiga tahun.

Selanjutnya, Andri melihat adanya ketidakberesan dalam kerjasama itu. Dan alasannya, dia tidak memperoleh profit seperti yang telah dijanjikan. “Malahan saya dibebani utang senilai Rp 4 triliun,” ucap pengusaha asal Solo itu.

Selain itu, sahamnya yang ada di PT Exploitasi Energi Indonesia menguap dari awalnya 53 persen kini menjadi tinggal 9 persen. Dia meyakini ada dokumen yang dipalsukan dalam kasus itu. Andri mengaku mengalami kerugian hingga mencapai 15,3 triliun.

Lalu. Dia lantas melaporkan prihal kecurangan itu ke Bareskrim Polri. Laporan bernomor STT/94/III/2021/Bareskrim itu disampaikan pada 10 Maret lalu

Terdapat 2 orang yang dilaporkan dalam kasus itu. Mereka adalah Komisaris PT Sinarmas bernama IW dan Direktur Utama PT Sinarmas Sekuritas bernama KC.

Hingga Sabtu malam, kedua orang yang dilaporkan tersebut belum bisa dikonfirmasi. Saat mencoba menghubungi mereka melalui telepon terdengar nada sambung. Namun mereka tidak mengangkatnya.**rry

Related posts