Pemprov DKI Usul Integrasi Tarif Moda Transportasi

MAJALAHTRASS.COM, Jakarta: ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengusulkan integrasi tarif tiga moda transportasi melalui Jaklingko ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Read More

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan proses integrasi tarif MRT, LRT dan TransJakarta itu tengah dibahas secara mendalam di Komisi B dan C DPRD DKI Jakarta.

“Setelah pembahasan, tentu kita harapkan disegerakan untuk mendapatkan rekomendasi terkait dengan persetujuan penetapan tarif terintegrasi yang ditetapkan melalui Kepgub,” jelasnya di Jakarta, Selasa (22/3/2022).

Adapun keuntungan integrasi tarif ini kata Syafrin dapat dirasakan oleh masyarakat yang biasa menggunakan banyak moda transportasi. Misalnya, ketika seseorang berpindah moda dari TransJakarta ke MRT biasanya akan memakan biaya lebih dari Rp17.500. Namun dengan integrasi tersebut, masyarakat cukup membayar Rp10 ribu saja. Adapun ketika hanya menggunakan 1 moda, maka tarifnya berlaku normal sebesar Rp3.500.

“Tarif tetap. prinsipnya dalam tarif integrasi ini tarif yang saat ini berlaku itu tetap, tidak ada kenaikan. Bahkan begitu tarif yang diintegrasikan masyarakat menerima manfaatnya,” paparnya.

Lebih lanjut Syafrin menegaskan, pembahasan terbaru bersama DPRD akan berlangsung pada Rabu, 23 Maret 2022 besok.

Ia berharap para anggota Dewan segera menyetujui usulan tersebut, sehingga Gubernur Jakarta Anies Baswedan dapat mengeluarkan keputusan untuk kemudian diberlakukan demi kepentingan masyarakat.

“Rencananya kita lanjutkan pembahasan dengan Komisi B hari Rabu besok jam 13.00 WIB,” tandasnya. *F01

Related posts