Pemprov DKI ‘Sunat’ Penerima Bansos Tunai Tahap II

  • Whatsapp

Dijelaskan. Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, jumlah penerima bansos tunai tahap dua ini mencapai 1.805.216 KK. Sedangkan jumlah penerima bansos tunai tahap satu pada awal Januari lalu mencapai 1.992.098 KK.

Jakarta, majalahtrass.com, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memangkas jumlah penerima bantuan sosial (bansos) tunai pandemi virus corona (COVID-19) tahap kedua. Dalam tahap dua yang akan cair pekan kedua Maret 2021 ini, jumlah penerima bansos tunai yang dipangkas mencapai 186 ribu kepala keluarga (KK).

Read More

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, jumlah tersebut didasarkan pada pemutakhiran data dari bansos tahap satu awal Januari 2021 lalu. “Kita melakukan pemutakhiran data penerima bantuan melalui mekanisme musyawarah Kelurahan dengan meningkatkan peran serta masyarakat,” jelas Riza pada Rabu (10/3).

Wagub Riza lantas memaparkan bahwa total jumlah penerima bansos tunai tahap II ini akan mencapai 1.805.216 KK. Sedangkan jumlah penerima bansos tunai tahap satu pada awal Januari lalu mencapai 1.992.098 KK.

Jumlah tersebut juga lebih sedikit jika dibandingkan dengan KK penerima bansos pada 2020, dengan selisih sekitar 600 ribu KK. Menurut Riza, total penerima bansos COVID-19 DKI pada 2020 mencapai 2.460.203 KK.

Selanjutnya, Riza mengungkapkan alasan “penyunatan” jumlah penerima bansos tunai kali ini. Menurutnya, ada beberapa kategori warga yang tak bisa lagi menerima bansos, seperti karena pindah domisili, status perkawinan, meninggal dunia, atau telah memiliki penghasilan tetap.

“Dalam hal tersebut dilakukan karena ada perubahan data yang telah disesuaikan kembali dengan kategori penerima BST,” ungkap politisi Partai Gerindra tersebut. “Umpamanya ada penerima manfaat yang meninggal dunia, pindah dari Jakarta, perubahan status perkawinan, atau penghasilan tetap.”

Nantinya, bansos tunai senilai Rp 300 ribu tersebut akan dikirim langsung ke keluarga penerima manfaat (KPM) lewat rekening Bank DKI. Riza memastikan bansos tunai tersebut akan cari pada pekan kedua Maret ini. “Tahap 2 pada minggu kedua bulan Maret, ini secara serentak melalui Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta kami melakukan pemutakhiran data penerima bantuan,” paparnya.

Meskipun bansos tunai ini disebut Riza sebagai salah satu upaya perlindungan sosial dari pemerintah. Riza menyatakan bahwa bansos ini diharapkan bisa membantu masyarakat rentan dalam memenuhi kebutuhan dasar selama pandemi corona.**rry

Related posts