Pedagang Daging Anjing dapat Peringatan Pertama dari Perumda Pasar Jaya

  • Whatsapp

Jakarta, Majalahtrass.com,- Perumda Pasar Jaya sudah langsung turun ke lapangan melakukan penelusuran, terkait penjualan daging anjing yang sempat viral, di Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat.

Read More

Melalui Manajer Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza mengatakan, sesuai dengan SK Nomor 269 tahun 2016, kios dagangan itu tidak sesuai peruntukan.

“Sesuai legalitas yang diterbitkan Perumda Pasar Jaya, jenis jualannya adalah daging babi, namun yang dijual adalah daging anjing,” ujar Gatra, Senin (13/9/2021).

Oknum pedagang, lanjut Gatra, sudah datang ke kantor pengelola pasar untuk klarifikasi dan dibina serta diberikan sanksi surat peringatan pertama.

“Apabila pedagang tersebut masih melakukan hal yang sama ke depannya, akan dilakukan tindakan secara tegas, baik itu penutupan secara sementara ataupun penutupan secara permanen,” katanya.

Menurut Gatra, kejadian ini jadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tak terulang kembali. “Ini akan jadi pelajaran bagi kami, evaluasi dalam sisi operasional pasar sehingga ke depannya kejadian-kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,” tandasnya.

Diketahui pada Jumat (10/9), viral video berisi rekaman penjualan daging anjing di Pasar Jaya Senen, yang dibagikan Animal Defenders Indonesia (ADI) melalui akun instagramnya, @animaldefendersindo.

“Satu lapak yang kami investigasi mengaku bahwa mereka minimal menjual 4 ekor anjing dalam sehari. Mereka sudah beroperasi lebih dari 6 tahun,” sebut narasi video. **fer

Related posts