Novel Baswedan: Bongkar Borok Pimpinan KPK

  • Whatsapp

Jakarta, majalahtrass.com,– Novel Baswedan kembali membongkar satu per satu borok pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu, menurutnya ini suatu permasalahan serius.

Read More

Menurutnya, Novel Baswedan mengatakan, bahwa ini permasalahan pimpinan KPK yaitu mengenai pengajuan permintaan kenaikan gaji dan sejumlah fasilitas mewah lainnya.

“Coba bayangkan ketika ada pimpinan KPK yang hanya fokus meminta adanya mobil dinas, meminta adanya rumah dinas, layanan protokoler, hingga kenaikan gaji,” terang mantan penyidik KPK ini melalui akun YouTube-nya, Kamis (4/11).

Sedangkan menurut Novel Baswedan, raker KPK yang diadakan di hotel mewah menunjukkan bahwa sifat lembaga pemberantas korupsi tersebut tidak bisa diteladani.

Menurutnya Novel, masa lalu KPK ketika dia menjadi pegawai dibandingkan dengan kondisi saat ini.

“Pimpinan KPK sudah ada sejak 2004-2005. Selama mereka bekerja, belum pernah saya mendengar mereka meminta mobil dinas, kenaikan gaji, fasilitas mewah lainnya. Ini yang kemudian membuat prihatin atas masalah ini, ” ungkapnya.

Menyikapi hal ini Dia menilai, Pengajuan permintaan pimpinan KPK yang demikian membuat rakyat tersakiti di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19.

“Semoga ke depan pimpinan KPK tidak berlaku seperti itu lagi. Karena kegiatan bermewah-mewah ditengah kondisi ekonomi rakyat lagi terpuruk tentunya menyakiti hati rakyat,” pungkas Novel.**Red/Fry

Related posts