Menaker Ida Fauziyah Bocorkan Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan

  • Whatsapp

Jakarta, trass- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membocorkan jadwal pencairan BLT subsidi gaji BPJS ketenagakerjaan 2021.

Laporan terakhir, Menaker Ida menegaskan penyaluran BLT subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan tahun 2020 sampai saat ini belum terealisasikan 100 persen. Dari sisa tersebut, lanjut Menaker Ida, akan disalurkan kembali kepada para pekerja di tahun 2021.

Read More

Bocoran jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji BPJS ketenagakerjaan 2021. Adapun rincian penyaluran bantuan subsidi upah buat ( BSU) di tahun sebelumnya, yaitu :

BLT BPJS ketenagakerjaan termen pertama telah dicairkan kepada 12.293.134 penerima atau sekitar 99,11 persen dari target penerima.

BLT BPJS ketenagakerjaan termen kedua telah dicairkan kepada 12.244.169 penerima atau sekitar 98,71 persen dari ditargetkan penerima.

Lebih dari itu, dirinya menegaskan dari sisa penyaluran BSU di tahun 2020 nanti akan disalurkan pada bulan Januari 2021.

Pihaknya belum memastikan tanggal dan jadwal pencairan BLT subsidi gaji karena masih dalam proses validasi data tahun sebelumnya. Dalam proses tersebut, Menaker Ida menambahkan, sisa dari uang BSU tersebut akan dikembalikan ke kas negara.

“Untuk menyelesaikan masalah itu, adanya kendala waktu yang terbatas karena akhir Desember 2020 seluruh dana sisa harus dikembalikan ke kas negara sebagaimana ketentuan Peraturan Menteri Keuangan, ” ujar Menaker Ida Fauziyah, dikutip dari Kemenaker.

Menaker Ida Fauziyah, menambahkan bahwa uang yang telah dikembalikan ke kas negara tersebut merupakan bentuk pertanggung jawaban keuangan, mengingat tahun anggaran 2020 telah berakhir. Selain itu, pihak Kemenaker masih melakukan rekonsiliasi data penerima Bank Himbara selaku bank yang ditunjuk penyaluran.

“Jadi mudah-mudahan pada bulan Januari ini rekonsiliasi data dengan bank Himbara penyalur sudah selesai dilakukan, maka kita akan meminta kembali ke perbendaharaan negara untuk dialirkan kembali, ” papar Manaker Ida Fauziyah, seperti yang dilansir dari Kemenaker.

Disamping itu, Menaker Ida memastikan juga bahwa bagi para penerima BSU yang datanya sudah valid dipastikan tidak ada masalah, penyalurannya akan segera diupayakan dan dilanjutkan kembali. *ferr

Related posts