Kasus Seret Ganjar Pranowo hingga Muhaimin Dipetieskan

  • Whatsapp

JAKARTA, majalahtrass.com,– Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule membeberkan beberapa kasus lama yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dihentikan penyelidikannya atau dipetieskan.

“Dapat info, @KPK_RI akan terbitkan banyak SP3 atas kasus-kasus korupsi di masa lalu yang ditangani@KPK_RI,” ujar Iwan dikutip dikutip dari akun Twitter nya (15/3/2021).

Read More

Ketua ProDEM Iwan Sumule juga menyebutkan ada beberapa kasus yang akan dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Diantaranya: Kasus E-KTP, Kasus “Kardus Duren”, Kasus SKK Migas dan Suap Ketua MK, dll,” ucap Iwan.

Dalam unggahannya itu, Iwan juga menjelaskan akan menyertakan dibeberapa pemberitaan yang menyebut nama-nama politisi yang ikut terserat dalam kasus tersebut.

Mulai dari Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) di kasus E-KTP, Muhaimin Iskandar (Ketum PKB) kasus ‘Kardus Durian’, Zainuddin Amali (Menpora) kasus suap ketua MK dan SKK Migas.

“Padahal, didalam persidangan nama-nama tersebut selalu disebut, bukannya disidik malah mau dikasih SP3,” ungkap Iwan.

Sebelumnya, KPK sempat mengatakan akan mengeluarkan SP3 ( penghentian penyidikan ) pada 2021. Kasus yang dihentikan ini merupakan perkara yang mandek hingga berlarut-larut.

“Setelah kami petakan ada beberapa case yang masih ingat ketika telah ditetapkannya tersangka pada 2016 hingga sekarang belum naik juga,” tegas Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021) lalu.

Alexander enggan memerinci kasus yang akan dihentikan itu. Namun, ucapnya, pihaknya sudah mempunyai standar operasional prosedur (SOP) penghentian kasus tersebut.**rry

Related posts