Kapolri: Perintahkan 34 Kapolda Dan Kapolres Wajib Diketahui Anggotanya, Melanggar Copot!

Majalahtrass.com,– Mabes Polri melalui Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, respons menanggapi viralnya kasus Aipda Rudi Panjaitan korban hendak melaporkan kasus perampokan yang dialaminya, namun ditolak laporan korban tersebut.

Read More

Menanggapi hal ini, Ramadhan mengingatkan para kapolda dan kapolres berani menindak oknum, seperti yang diperintahkan Kapolri Irjen Listyo Sigit Prabowo.

“Pimpinan Polri tetap komitmen terhadap semua pelanggaran yang dilakukan anggota, apakah itu pelanggaran disiplin, pelanggaran etika maupun pelanggaran pidana. Komitmennya, setiap pelanggaran akan ditindak dengan tegas ya,” terang Ramadhan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/12/2021).

“Pastinya semua ini telah disampaikan Kapolri kepada para kapolda dan para kapolres agar berani dengan tegas menindak anggotanya yang bersalah,” sambungnya.

Menurutnya, Ramadhan menyebut pencopotan Aipda Rudi menjadi bukti keseriusan Polri menangani pelanggaran yang dilakukan anggotanya.

Respons cepat Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan komitmennya dinilai menunjukkan perintah Jenderal Sigit dilaksanakan jajaran.

“Seperti yang dilakukan oleh Polres Jaktim, kemudian langsung di respon oleh Kapolres. Lalu Kapolres memberikan sanksi yang tegas, suatu contoh bahwa pimpinan Polri tidak pernah membiarkan penyimpangan ataupun pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya,” ucapnya.

Sementara itu, Ramadhan menyebut Polri terus menguatkan pengawasan untuk mencegah pelanggaran oleh oknum. Di sisi internal, peran Propam dan Itwasum dimaksimalkan.

Selain itu, di sisi eksternal, Ramadhan menuturkan Polri terus bekerja sama dengan Kompolnas, Komnas HAM, hingga POM TNI.

Diberitakan sebelumnya, terkait kasus perampokan yang hendak dilaporkan korban, polisi telah meminta maaf kepada Meta Kumala, korban perampokan yang laporannya sempat ditolak. Meta mengatakan polisi sudah menghubunginya.

“Atas peristiwa yang saya alami, pihak berwajib sudah menindaklanjuti,” ucap Meta Kumala dilansir dari detikcom.

Sebab itu, Kombes Erwin Kurniawan mengatakan pihaknya akan mempercepat proses sidang kode etik terhadap Rudi.

Terhadap Aipda Rudi juga telah diproses dan diusulkan untuk dipindah ke luar Polda Metro Jaya.

“Hukuman itu akan kami percepat dan segera kami sidangkan pada Hari Rabu (15/12). Untuk tadi juga Pak Kapolda sudah memberikan arahan terkait usulan untuk hukumannya adalah disiplin dipindahkan atau mutasi tour of area jadi keluar dari Polda Metro Jaya, mungkin di Polda mana pun itu,” tegas Erwin di Polres.**01

Related posts