Kampung Boncos, Basis Peredaran Narkoba Dua Kali di Gerebek Malah Semakin Marak Terkesan Kebal Hukum

Ilustrasi, Foto ini diambil saat penggerebekan pertama Polsek Tanah Abang awal bulan Juli 2022 di Kampung Boncos Tanah Abang, dan berhasil menangkap 6 orang pemakai narkoba

Read More

MAJALAHTRASS.COM, JAKARTA ,– Terkesan Kampung Boncos kebal Hukum, dua kali digerebek yang ditangkap hanya pemakai/pengguna ( korban narkoba), sedangkang Bandarnya tetap jalan melakukan transaksi narkoba. Seakan-akan tidak ada habisnya cerita tentang Kampung Boncos hingga saat ini dikenal sebagai surga para pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu di Jakarta Barat

Berselang waktu, Polres Metro Jakarta Barat tak ketinggalan mengobrak-abrik Kampung Boncos, dan berhasil menangkap para pemakai saja, sedangkan sumber narkoba atau bandar narkoba (BD) tak tersentuh hukum samasekali. Kampung Boncos Tanah Abang boleh dibilang nama kampung tersebut identik dengan narkoba, dan ini bukan rahasia umum lagi. Namun demikian Kampung Boncos ini terkesan dipelihara sebagai hewan peliharaan seperti sapi perahan para oknum penegak hukum. Hal ini, terlihat banyaknya para oknum penegak hukum di lokasi tersebut hanya diam dan melihat saja saat terjadinya transaksi narkoba. Aneh bukan…..!!

Saat penggrebekan yang kedua kalinya dilakukan Polres Jakarta Barat, inipun sama berhasil menangkap sebanyak 4 orang yang hanya pengguna sedangkan bandarnya justru dibiarkan tidak disentuh samasekali. Sepertinya kalau dilihat kasat mata penggerebekan ini adalah tindakan Act Service.

Tertangkapnya empat orang ini diduga kuat pengguna /pemakai narkoba di Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Jakarta Barat. Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Akmal mengatakan, keempat orang tersebut terbukti positif saat tes urin dilakukan.

“Sebelumnya tim kami sudah menduga tanpa tes urine pun merasa yakin dan betul tim bisa mengungkapkan empat orang ini, semuanya positif,” jelas Akmal di Kota Bambu Selatan, Selasa (12/7/2022) lalu.

Berawalnya penggerebekan yang kedua ini dilakukan Polres Jakarta Barat, saya menilai digabungkan dengan hasil pantauan dilapangan hingga saat ini peredaran narkoba malah semakin marak bahkan terang-terangan. Anehnya..!! Seperti dijaga oknum penegak hukum dari berbagai wilayah, keberadaan mereka disana hanya melihat saja tidak mengambil tindakan. Kejanggalan -kejanggalan ini, terkesan kuat adanya dugaan untuk memperkaya diri yaitu terima setoran/upeti.

Selain itu, masyarakat sekitar Kampung Boncos malah mendukung dan dijadikan sumber pendapatan mereka, memberikan pelayanan berbagai jasa pelayanan yang dilakukan masyarakat Kampung Boncos. Sangat diperlukan keseriusan Polri untuk menyapu bersih peredaran narkoba Kampung Boncos terlihat hanya setengah-setengah saja, karena itu, hingga sekarang transaksi narkoba terus berjalan disisi lain diduga menerima setoran/upeti.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran pernah mengatakan Kampung Boncos ini akan dijadikan Kampung Tangguh yang nantinya terbebas dari narkoba.

Diketahui, kenyataannya belum terlaksana karena saat ini lagi sibuk terkait kasus Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Kampung Boncos terkenal dengan sebutan Kampung surganya Narkoba…Ampunn.**F01

Related posts