Harta Bandar Sabu-sabu Terbesar di Labuanbatu, Man Batak Pernah Kirim Narkoba ke Surabaya

  • Whatsapp

Medan,majalahtrass.com – Anggota Polda Sumut menangkap bandar narkoba jenis sabu terbesar di Labuanbatu, Man Batak hari Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.10 WIB.

Man Batak juga memiliki nama inisial IP telah ditangkap di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan.

Read More

Anggota polisi menangkap Man Batak bersama dua kaki tangannya berinisial KAS alias Udin dan LA alias Lid.

Bandar narkoba Man Batak memiliki kekayaan yang berlimpah, seperti sejumlah mobil mewah, belasan sertifikat tanah, juga memiliki sejumlah tabungan ratusan juta rupiah, dan air soft gun.

Polisi menjerat Man Batak dengan UU tentang Narkoba, dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), juga Man Batak dimiskinkan.

Pada waktu penangkapan, polisi menemukan sabu-sabu seberat 5 kilogram yang dibungkus dalam 5 kemasan plastik teh cina warna hijau.

Kemasan teh tersebut disimpan di dalam sebuah ransel milik Man Batak.

Sehabis menangkapan Man Batak, polisi telah tiga kali menangkap jaringan bandar sabu-sabu terbesar di Labuhanbatu.

Telah tiga kali penangkapan, anggota polisi menyita hampir 25 kilogram sabu-sabu.

Penangkapan pertama, Rabu (13/1/2021).

Anggota polisi menangkap AA alias Alf di depan pool ALS di Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Kemudian,Polisi menyita 22 kilogram sabu-sabu yang dikemas dalam bungkus teh china guanyinwan dan disimpan dalam tas koper coklat AA.

Lalu,Polisi menangkap B alias Tiar dan F alias Pai di jalan Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Kualanamu Minggu, (31/1/2021).

Dan, Polisi menemukan 1 kilogram Sabu-sabu yang terbungkus delapan bungkus pastik hitam yang disimpan dalam sepatu yang dikenakan dua tersangka.

Kedua tersangka ini akan membawa sabu-sabu itu ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Selanjutnya polisi menangkap empat pria di central check point Bandara Internasional Kualanamu, Sabtu (6/2/2021) sekitar pukul 10.05 WIB, yakni tersangka berinisial MSL, MS, MCB, dan MF.

Empat orang tersangka tersebut membawa narkoba sabu-sabu seberat 1.930 gram yang disimpan di dalam sepatu dan akan dibawa ke Surabaya.

Dari tangan Man Batak, anggota polisi menyita rekening sebesar Rp 505 juta, empat rumah berukuran besar, 13 sertifikat tanah, juga 1 surat keterangan tanah milik Man Batak dengan luas seluas 13 hektar.

Anggota polisi juga menyita mobil-mobil mewah atas kepemilikan Man Batak.

“Mobil yang disita yaitu, Rubicon, Expander, Pajero, L200, ada CRV. Kita sita semua ini untuk negara,” pungkas Irjen Pol Martuani Sormin, Kapolda Sumut.

Related posts