Dulu Sekolah di SMK Wiworotomo Purwokerto, Sekarang Putra Banyumas ini Jadi Anggota Misi Pasukan PBB

Inspektur Polisi dua (Ipda) Fajar Afrianto.S.T. Putra Banyumas yang jadi anggota Polisi Dalam Misi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah (@AJ_Fitri/Harsono).

Read More

MAJALAHTRASS.COM, JAKARTA,- Salah satu putra Banyumas menjadi menjadi Satgas Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA yang akan melaksanakan tugas misi PBB di wilayah konflik Afrika Tengah.
Dia adalah Inspektur Polisi Dua (Ipda) Fajar Afrianto, S.T.

Dikutip majalahtrass.com, dari Bu@AJ_Fitri melalui Harsono, Selasa tanggal 30 Agustus 2022 menyebutkan pembaretan pasukan Garuda tersebut berlangsung di Gunung Halimun, Caringin, Jawa Barat pada tanggal 26 Agustus 2022.

Dikutip majalahtrass.com, dari Bu@AJ_Fitri melalui Harsono, Selasa tanggal 30 Agustus 2022 menyebutkan pembaretan pasukan Garuda tersebut berlangsung di Gunung Halimun, Caringin, Jawa Barat pada tanggal 26 Agustus 2022.

Sebelumnya, diketahui, Ipda Fajar Afrianto, ST adalah warga Banyumas yang pernah bersekolah di SMK Wiworotomo Purwokerto mengambil jurusan teknik mesin.

Satu-satunya Putra Banyumas ini terpilih mewakili Indonesia, Jadi Anggota Misi Pasukan PBB, Awalnya dulu menitih pendidikan, Sekolah di SMK Wiworotomo Purwokerto. Lalu kemudian melanjutkan ke perguruan tinggi di universitas Muhammadiyah Yogyakarta jurusan teknik mesin. Dan wisuda pada bulan Oktober tahun 2018.

Inspektur Polisi Dua (Ipda) Fajar Afrianto, S.T. putra Banyumas yang jadi anggota Polisi dalam misi Pasukan PBB di Afrika Tengah (@AJ_Fitri/Harsono)Inspektur Polisi Dua (Ipda) Fajar Afrianto, S.T. putra Banyumas yang jadi anggota Polisi dalam misi Pasukan PBB di Afrika Tengah (@AJ_Fitri/Harsono)

Inspektur Polisi Dua (Ipda) Fajar Afrianto, S.T. putra Banyumas yang jadi anggota Polisi dalam misi Pasukan PBB di Afrika Tengah (@AJ_Fitri/Harsono)
Inspektur Polisi Dua (Ipda) Fajar Afrianto, S.T. putra Banyumas yang jadi anggota Polisi dalam misi Pasukan PBB di Afrika Tengah (@AJ_Fitri/Harsono)

Usai menyelesaikan kuliahnya, Fajar mendaftar di Kepolisian melalui jalur SIPSS ambil jurusan teknik mesin.

Sementara, Anggota Polisi dalam misi Pasukan PBB di Afrika Tengah ada 3 personel Anggota polda metro jaya yg terdiri dari kesatuan Satbrimobda 1 personel Aipda Yayan KusdiayanaDan 2 personel Anggota Ditlantas PMJ Bripka Antoni Joko,SH Brigadir Muahamad Iraffandy.

Sementara, Anggota Polisi dalam misi Pasukan PBB di Afrika Tengah ada 3 personel Anggota polda metro jaya yg terdiri dari kesatuan Satbrimobda 1 personel Aipda Yayan KusdiayanaDan 2 personel Anggota Ditlantas PMJ Bripka Antoni Joko,SH Brigadir Muahamad Iraffandy.

Fajar mengatakan bahwa saat masuk Kepolisian tidak membayar sepeserpun, dan pada bulan februari 2019 seleksi tingkat Panda dan tingkat Pusat dimudahkan, lalu pendidikan di Akpol Semarang selama 6 bln.

“Selanjutnya pada bulan september 2019 saya dilantik menjadi anggota Polri berpangkat Ipda dan berdinas di Puslitbang Polri (Mabes Polri) bagian pengujian kendaraan,”ucap Fajar.

Fajar juga menjelaskan bahwa suatu tawaran menarik dari Komandan saya karena beliau pernah ikut misi. Dikatakan bahwa FPU itu membutuhkan para Mekanik Polri yang handal untuk memperbaiki kendaraan taktis United Nations.

“Saya tertarik untuk mendaftar, dan alhamdulillah dengan Ridho dari Allah SWT saya dimudahkan menjadi Kepala Mekanik (MTO) di FPU 4 MINUSCA yang akan ditugaskan di misi Bangui Republik Central Afrika,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya,Satgas Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA saat upacara dipimpin oleh Kepala Kontingen Satgas Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA AKBP Wahid Kurniawan S.I.K sebagai Komandan Upacara

Sedangkan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum sebagai inspektur upacara.

Irjen Pol Johni Asadoma mengatakan, sebanyak 154 personel Satuan Tugas (Satgas) Garuda Bhayangkara (Garbha) FPU 4 MINUSCA yang terdiri dari 25 polisi wanita (Polwan) dan 115 polisi laki-laki (Polki) yang telah mengikuti latihan pra penugasan untuk berangkat pada tanggal 17-19 September 2022.

Satgas Garbha FPU 4 MINUSCA telah melewati proses latihan yang panjang dan telah teruji sesuai dengan standar PBB untuk pemberangkatan ke Bangui, Republik Afrika Tengah.

“Mereka melalui proses panjang untuk bisa tergabung dalam misi PBB di daerah konflik Afrika Tengah,”tutur Kadiv Hubinter.


Ditambahkan proses tersebut meliputi kesehatan, psikologi, dan kemampuan bahasa, terutam Bahasa Inggris dan Prancis.

Kadivhubinter Polri.Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum mengatakan,Telah kami seleksi kesehatan, psikologi, dan kemampuan bahasa. Kemudian kita latih juga mereka bahasa Inggris dan bahasa Prancis, terutama karena disana adalah misi francophone, dan juga masalah teknik taktik lapangan agar mereka siap untuk ditempat di misi perdamaiaan PBB

Telah kami seleksi kesehatan, psikologi, dan kemampuan bahasa. Kemudian kita latih juga mereka bahasa Inggris dan bahasa Prancis, terutama karena disana adalah misi francophone, dan juga masalah teknik taktik lapangan agar mereka siap untuk ditempat di misi perdamaiaan PBB” terang Kadivhubinter Polri.***Redaksi

Related posts