Adaptasi Perkembangan Teknologi, Zudan : GISA Layanan Adminduk Dalam Genggaman

Dalan keterangan persnya, Kamis (16/6/2022). Prof. Zudan mengingatkan birokrasi Dukcapil harus gesit dan responsif sebagaimana tertuang dalam beberapa Permendagri seperti Permendagri No. 108 dan No. 109 Tahun 2019.

Read More

MAJALAHTRASS.COM, JAKARTA : ~ Menyadari akan pesatnya perkembangan teknologi dan aplikasi informasi untuk kemudahan dan kebutuhan hidup saat ini.
Direktur Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan ini berkaitan dengan keharusan adminduk beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk melayani warga yang ingin mengajukan dokumen kependudukan.

“Dukcapil sudah meluncurkan layanan adminduk dalam genggaman yakni Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) dan juga akan terus melakukan adaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar Zudan Arif Fakrulloh.

Dalan keterangan persnya, Kamis (16/6/2022). Prof. Zudan mengingatkan birokrasi Dukcapil harus gesit dan responsif sebagaimana tertuang dalam beberapa Permendagri seperti Permendagri No. 108 dan No. 109 Tahun 2019.

“Pegawai Dukcapil harus berpikir multi sistem, peduli, gotong royong dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Wujudnya sistem SIAK terus dibenahi, dari SIAK terdistribusi menjadi SIAK terpusat. Dengan sarana SIAK Terpusat Dukcapil bisa rekam cetak KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya di luar domisili.

“KTP-el itu ditandatangani oleh penduduk yang tersebar di seluruh Indonesia, jadi bisa dicetak dimanapun”, ujarnya.

yang tanda tangan bukan petugas Dukcapil tapi penduduk itu sendiri sehingga bisa dicetak di manapun,” ucapnya.

Diakhir keterangannya, Zudan menegaskan bahwa layanan Dukcapil tidak boleh parsial namun harus terintegrasi.

“Bayi baru lahir selain dapat akta lahir, Biodata, dan KIA, orangtuanya dapat KK baru,” pungkasnya. **MDT

Related posts